Senin, 17 April 2017

TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIP



BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
            Selama dua tahun pertama, bayi baru lahir yang mungil dan refleksif berubah menjadi mahluk tegas dan penuh makna yang memecahkan masalah sederhana dan mulai menguasai kemampuan manusia yang paling mengesankan. Bahasa orang tua mulai terheran-heran, "Bagaimana semua ini bisa terjadi begitu cepat?". Pertanyaan  ini pula menarik perhatian peneliti, melahirkan banyak sekalitemuan sekaligus perdebatan tentang cara menjelaskan cepatnya perkembangan kognisi bayi dan balita.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana perkembangan kognitif bayi dab balita menurut beberapa teori?
2. Bagaimana mengukur perkembangan kecerdasan bayi dan balita?
3. Bagaimana permulaan bahasa bayi dan balita?






BAB II
PEMBAHASAN

            Tiga persepektif mengenai perkembangan kognitip  awal :
Teori Perkembangan Kognitip Piaget
            Tahan sensoris-metorik (sensorimotor stage), terjadi dalam dua tahun pertama hidup. Piaget percaya bahwa bayi dan balita 'berpikir' dengan mata,teling,tangan,dan instrumen sensoris-motorik mereka lainnya. Mereka belum mampu melakukan banyakkegiatan dalam kepala mereka.
Gagasan Piaget tentang Perubahan Kognitip
            Stuktur psikologis khas-cara terorganisasi memahami  pengalaman yang disebut dengan (schems). Dalam teori piaget ,dua proses ,
1. Adaptasi.Luangkan waktu sejenak
            Adaptasi (adaptation) melibatkan pengembangan skema melalui interaksi langsung dengan lingkungan.Asimilasi (assimilation), kita menggunakan skema kita saat ini untuk menafsirkan dunia luar.
Dalam akomodasi (accommodation),kita menciptakan skema baru atau menyesuaikan skema lama setelah mengetahui  bahwa cara berpikir kita saat ini ternyata tidak sepenuhnya  memahami lingkungan itu.
2. Organisasi
            Organisasi (organization) sebuah proses yang terjadi secara internal, terpisah dari kontak langsung dengan lingkungan setelah anak-anakmembentuk skema baru,mereka mengaturnya kembali,menghubungkannya dengan skema lain untuk menciptakan sebuah sistem kognitip yang saling terhubung erat.

Tahap Sensoris-Motorik
            Reaksi sirkuler(circular) memberikan sarana khusus bagi adaptasi skema pertama mereka. Reaksi ini melibatkan  pertemuan dengan pengalaman baru yang disebabkan oleh aktivitas metorik bayi sendiri. Reaksi ini sifatnya " melingkar " karena, ketika bayi berupaya terus mengulani peristiwa itu,respons sensoris motorik yang pertama kali terjadi secara kebetulan  menguat menjadi sebuah skema baru.Dia menggunakan istilah ini sebagai sebutan bagi sub tahap sensoris-motoriknya.
§  Mengulangi perilaku kebetulan
            Dalam subtahap 1 bayi mengisap ,memegang,dan melihat dengan carayang hampir sama. Subtahap 2 , mereka  mulai mendapatkan kendali sengaja atas tindakan  mereka melalui reaksi sirkuler primer .subtahap 3, dari usia 4 hingga 8 bulan bayi duduk dan menjangkau serta memanipulasi  objek-objek.
§  Perilaku disengaja
            Perilaku disengaja atau berorientasi tujuan (intentional , or goaldirectedbehavior) mengoordinasikan secara sengaja skema-skema memecahkan masalah sederhana..permanensi objeg (objeg permanence), pemahaman bahwa objek tetap ada sekalipun tidk kasat mata.
§  Representasi mental
            Representasi mental adalah (mental representation) penggambaran internal terhadap  inpormasi yang bisa dimanipulasi 0le pikiran.Imitasi tertunda deferre imitation ) kemampuan untuk mengingat dan menyalin prilaku model yang tidak hadir ditempat.permainan pura-pura (make-believe play ), ketika anak-anak melakukan kegiatan imajiner sehati-hari.
Penelitian Lanjutan Mengenai Perkembangan Kognitip Bayi
            Metode pelanggaran-harapan (violation-expectation method) mereka dapat membiasakan bayi pada sebuah peristiwa fisik (memaparkan  mereka pada peristiwa itu sehingga penglihatan mereka berkurang)agar terbiasa dengan situasi ketika pengetahuan merekahendak diuji,atau mereka hanya memperlihatkan pada bayi sebuah peristiwa terduga(peristiwa yang mengikuti hukum fisik dan peristiwa tidak terduga(sebuah variasi dari peristiwa pertama yang melanggar hukum fisik). Peningkatan perhatian pada peristiwa tidak terduga menunjukan bayi "dikejutkan "oleh penyimpangan  realitas fisik dan dengan demikian, menyadari aspek dari dunia fisik tersebut. Menurut Bremner & Mareschal, 2004; Hood, 2004; Kagan, 2008  membahas perdebatan ini dari sudut pandang bukti terkini, yaitu:
·         Permanensi objek
            Jenis prilaku melihat lainnya menunjukan bayi muda sadar bahwa objek tetap ada meski tidak kasat mata.Bila memiliki gagasan mengenai permanensi objek, mencari objek tersembunyi sungguh merupakan sebuah kemajuan kognitip karena bayi mengatasi tugas penyembunyian objek di hadapan orang lain.
·         Representasi Mental
            Imitasi tertunda  ,mengenai kehidupan sehari-hari bayi untuk memastikan imitasi tertunda-yang mengharuskan bayi telah benar-benar terjadi. pada usia 10 hingga 12bulan.bayi dapat memecahkan masalah dengan analogi-menerapkan strategi solusi dalam satu masalah pada masalah lain yang bersesuain.

EVALUASI TERHADAP TAHAPAN SENSORIS-MOTORIK
Penjelasan Alternatif
            Perspektip pengetahuan inti (core knotuledge perspective) ini bayi terlahir dengan seperangkat sistem pengetahuan bawaan, atau domain inti pemikiran(core domains of thought).Setiap pemahaman bawaan membantu penyerapan kuat terhadap informasi baru "terkait" dan dengan demikian mempercepat perkembangan awal.Perkembangan  pengetahuan inti ,ketika menekankan bekal bawaan, mengakui pentingnya pengalaman  bagi anak-anak untuk memperluas pengetahuan awal ini.Perspektip ini tidak banyak menyinggung pengalaman mana yang paling penting dalam setiap domain inti pikiran dan bagaimana pengalaman itu pangalamanitu memajukan  pemikiran anak-anak.
Warisan Piaget
            Banyak peubahan kognitip dimasa bayi tidak terjadi tiba-tiba dan bertahap, melainkan berangsur-angsur dan berkesinambungan.Alih-alih berkembang secara bersamaan,berbagai aspek kognisi  bayi berubah secara tidak merata.

PENGOLAHAN INFORMASI
            Anak-anak adlah mahluk aktif dan penuh rasa ingin tahu .Alih-alih memberikan satu teori  perkembangan kognitif terpadu.
Stuktur sistem pengolahan informasi
            (Long -terin memory) lihat gambar 5 , ketika impormasi mengalir melalui setiap bagian,kita bisa menggunakan strategi mental (mental strategies) untuk mengoprasikan dan mengubahnya, meningkatkan peluang kita menyimpang informasi menggunakan dengan efesien dan berpikir fleksiel,sekaligus menyesuaikan informasi dengan perubahan keadaan.
 Pertama,inpormasi memasuki register sensories(sensory registet)  tempat penglihatan dan suara terwakii langsung dan tersimpan sementara.
pada bagian kedua dari pikiran,memori kerja atau jangka pendek (working short, or short-term,memory),kita akan menerapkan strategi mental ketikakita menggarap sejumlah informasi.
Untuk mengelola aktivitas kompleknya bagian khusus dari memori kerja-disebut dengan eksekutif pusat(central executive) mengarahkan arus informasi bagian ini memutuskan apa yang mesti diperhatikan mengoordinasikan informasi yang masuk dengaan yang sudah ada dalam sistem dan memilih menerapkan serta memonitor strategi-strategi.memori jangka panjang (long-term memory ) basis pengetahuan permanen kita yang sipatnya terbatas.
Atensi
            Bayi tertarik pada peristiwa  baru dan mmenarik. seiring peralihan menuju masa balita,anak-anak semakin mampu melakukan peristiwa disengaja.

Memori
            sejauh ini kita hanya membahas rekognisi (recognation) membuat sebuah stimulasiidentik atau serupa dengan stimulasi yang pernah dialami sebelumnya.ingatan (recall)lebih menantang karena melibatkan pengikatan terhadap sesuatu yang tidak hadirditempat.
Kategorisasi
            Kategori  paling awal bayi bersipat persepsional(perceptional).pada tahun kedua balita pengategori aktip.pada akhir tahun kedua, pemahaman balita mengenai perbedaan antara  yang bernyawa dan tidak bernyawa semakin luas.
Konteks Sosial Bagi Perkembangan Kognitip Awal
            Zona perkembangan atau potensial proksimal(zone of proximal or potential )mengacu pada rangkaian tugas yang tidak bisaditanganisendiri oleh anak.tetapi bisa dilakukan dengan bantuan rekan yang lebih terampil.
Perbedaan individual dalam perkembangan mental awal
            Tes mental mempokuskan diri pada produk kognitip.tujuannya adalah mengukur prilaku yang mereplesikanperkembangan perporma di masa depan.
Tes kecerdasan bayi dan balita
            sebuah tes yg umumnya skala kognitif, seperti perhatian pada objekakrab asing. skala bahasa,yang menilai pemahaman dan ungkapan bahasa.skala motorik, meliputi keterampilan motorik kasar dan halus.skala .sosial-emosionalmenanyai pengasuh seputar perilaku seperti kemudahan dalam menenangkan.skala prilaku adaptif, tuntutan hidup sehari-haritermasuk komunikasi pengendalian.
Menghitung Skor Tes Kecerdasan
            Kuosien kecerdasan (intelligence quotien /IQ)yang menunjukan sejauh mana skor kasar(jumlah butiran kasar) menyimpang dari porma khas seseorang.
standardiasasi (standardization)menjalankan tes pada sebuah sampel pada perwakilan besar dan menggunakan hasilnyasebagai penapsiran skor.sebaran normal (normal distribution) yang sebagian besarnya terpusat disekitar rerata,dengan penurunan pada dua bagian ujung sebaran yang bentuknya mirip lonceng ini diperoleh setiap  kali peneliti mengukur individual dalam sampel besar.
Memprediksikan Perporma Masa Depan Dari Tes Bayi
Di usia lebih tua, skor itu secara bebas dinamakan kiosien perkembangan (depelopmental quotients DQs),bukannya IQ.
Lingkungan Awal dan Perkembangan Mental
Kecerdasan merupakan hasil gabungan  kompleks antara pengaruh keturunan dan lingkungan.
Lingkungan Home
            Home observation for measure-ment of invironment( Home) adalah daftar cek bgi pengumpulanimpormasi sekitar kualitas hidup anak-anak dirumahmelalui observasi dan wawancara dengan orang tua.
Tempat Penitipan Bayi dan Balita
            Praktik sesuai perkembangan (developmentallyappropriatepractices) sttandar ini yang disusun oleh the U.S.National Association for the Education of young children,memperinci ciri-ciri program yang melayani kebutuhan perkembangan individu dan anak kecil, berdasarkan penelitianterkini dan konsensuspara ahli.
Bantuan Dini bagi Bayi dan Balita Beresiko
            Ditempat tempat penitipan anak itu ,mereka meneri stimulasi yang dimaksudkan untuk menumbuhkan keterampilan motork,kognitif,bahasa ,sosial,literasi,dan konsep matematika setelah 3 tahun.
Perkembangan Bahasa
mari kita bahas beberapa teori utamaperkembangan bahasa .
Teori Perkembangan Bahasa
            Pandangan pertama, aviorisme(behaviorism)menganggap perkembangan bahasa sepenuhnya hasil pengaruhlingkungan.pandangan kedua nativisme (nativissm)mengandaikan bahwa anak-anak telah mempersiapkan untuk menguasai kaidahbahasa mereka yang rumit.
Perspektif Behavioris
            Pengamatan Carolyn tepat : anak kecil menciptakan banyak ucapan baru atau salin dari orang lain ketika mereka menirukan bahasa orang lain.
PerspektipNativis
            Perangkat perolehan bahasa (language acquistion device  /LAD), sebuah sistem yang berisikan tata bahasa universal (universal grammar)atau seperangkat kaidah umum bagi semua bahasa.sistem ini memungkinkan anak-anak tidak soal bahasa  apa yang mereka dengar. Untuk memahami dan berbicara sesuai kaidah saat mereka memiliki cukup kata-kata.

Perspektip Interaksionis
Berceloteh ( Cooing dan Babling )
            Celoteh (cooing)karena sipat : "oo" nya yang menghibur. tindakan Celoteh (Babling ) terjadi ketika bayi mengulangi-ulangi gabungan konsonan vokal dalam rangkaian  panjang  seperti  "bababababa" atau "nananana"
Menjadi Seorang Komunikator
Atensi bersama (joint atention )ini ketika anak tertarik pada objek atau kejadian sama seperti pengasuhnya.



 Kata Pertama
            Saat pertama mempelajari kata-kata,balita serinh kali menerapkannya terlalu sempit,sebuah kesalahan yang dikenal dengan penyempitan berlebihan (underextensional).perluasan berlebihan memberlakukan kata pada kumpulan objek dan peristiwa yang lebih luas dari seharusnya.
Fase Ujian Dua-Kata
            "Go car", more cookie .ujian dua kata ini disebut dengan ujaran telegrafik ( telegrapic speech ) karena seperti telegram, terpusat pada dua konten kata,menghilangkan kata-kkata yang kurang penting dan lebih pendek.
Perbedaan Individual Dan Budaya
            Gaya referensial (refential style) kosa kata mereka terutama terdiri dari kata-kata yang mengacu pada objek .Gaya ekspresip (expressive style) dibanding anak-anak dengan gaya referensial,mereka ini menghasilkan lebih banyak pormula sosial dan pronomina.
Mendukung  Perkembangan Bahasa Awal
            Ujaran terarah pada anak (child directed speech/CSD)suatu bentuk kimunikasi yang terdiri dari kalimat pendek dengan nada ekspresi dan berlebihan,pelapalan jelas antarujaran, dan pengulangan kata-kata baru dalam beragam konteks.



SEJARAH PERADABAN LEMBAH SUNGAI KUNING

Sejarah Peradaban Lembah Sungai Kuning (Hwang Ho) 
Peradaban Lembah Sungai Kuning

                   
Secara garis besar, letak geografis Cina dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
(a) Lembah Sungai Hwang Ho (Sungai Kuning)
            Sungai Hwang Ho dianggap berkah bagi bangsa Cina, lahan-lahan di sekitar sungai menjadi subur setelah terjadi banjir yang membawa lumpur-lumpur. Aliran Sungai Huang Ho dari hulu yang berada di Kwen Lun (Tibet) sampai muara Teluk Tsi-Li.
(b) Lembah Sungai Yang Tse
            Lembah Sungai Yang Tse merupakan pusat pertanian sehingga banyak ditemui kota-kota di sekitarnya. Sungai Yang Tse memiliki sumber di Pegunungan Kwen Lun (Tibet) dan bermuara di Laut Cina Timur.
(c) Cina Selatan
            Di daerah ini banyak ditemukan bahan timah. Daerah ini sebagai bukti bahwa bangsa Cina di masa prasejarah sudah mampu membuat perkakas dari bahan-bahan logam.
Kedua sungai yang telah disebutkan merupakan cikal bakal tumbuhnya peradaban di Cina, namun walau demikian kebudayaan yang timbul ditemukan berada di Lembah Sungai Hwang Ho.
            Kekayaan alam Cina yang begitu melimpah menyebabkan kemajuan kebudayaan yang cepat dan beragam. Mengalirnya Sungai Hwang Ho dan Sungai Yang Tse merupakan sumber kehidupan bangsa Cina dengan cara bercocok tanam dan beternak.
Tantangan cara hidup bertani mendorong bangsa Cina membuat perkakas pertanian dari bahan logam, apalagi ditunjang dengan wilayah Cina Selatan yang kaya akan barang tambang, seperti besi timah, emas dan tembaga. Selain menjadi perkakas pertanian, logam pun diolah menjadi perabot rumah tangga seperti periuk, tombak, pisau dan lain-lain. Cepatnya kemajuan bangsa Cina di bidang teknologi pertanian mendorong terbentuknya kerajaan, dinasti yang pertama adalah dinasti Hsia.
a. Dinasti Shang (1523-1027 SM)
            Dinasti Shang merupakan dinasti tertua di negeri Cina, namun tidak adanya bukti tertulis maka pada zaman itu bisa dikategorikan sebagai masa prasejarah. Setelah dinasti Hsia runtuh, muncul Dinasti Shang dengan ibukota Anyang (sebelah Utara Lembah Sungai Hwang Ho). Posisi wilayah kerajaan ini sangat aman, terutama ditunjang oleh kondisi geografi yang tidak mendukung adanya serbuan dari luar, sebelah Barat sampai Barat Daya dikelilingi oleh pegunungan, sebelah Utara adalah padang Gurun Gobi dan sebelah Timur dan Selatan adalah Laut Pasifik. 
            Pada zaman Dinasti Shang muncul kepercayaan menyembah banyak dewa, sebagai dewa tertinggi adalah dewa langit Shang Ti, tetapi bangsa Cina tidak meninggalkan kepercayaan kepada roh nenek moyang.
b. Dinasti Chou (1027 – 256 SM)
            Dinasti Chou menggantikan Dinasti Shang setelah terjadi perebutan kekuasaan dengan alasan raja dari Dinasti Shang dianggap salah mengurus negara dan telah meninggalkan mandat dari Dewa Langit. Sebagai ibukota dipilih Kota Hao. Kondisi sosial dalam masyarakat semasa Dinasti Shang sudah terbentuk, secara tidak disadari telah terbentuk dua golongan, yaitu golongan bangsawan dan golongan rakyat biasa.
            Adanya kondisi ini melahirkan sistem feodalisme yang diterapkan pada masa Dinasti Chou. Sistem pemerintahan pada Dinasti Chou dikuasai secara terpusat di bawah kekuasaan Kaisar, dan daerah-daerah yang dikuasai raja dipimpin oleh raja bawahan (Raja Vazal) sebagai pembantu. Sistem seperti ini, Raja Vazal selalu menekan kepada rakyatnya untuk membayar upeti dan memperkuat daerahnya sendiri dengan membentuk pasukan militer yang menguasai daerah-daerah tetangga yang lemah dengan alasan memperkuat kekuatan pusat apabila dibutuhkan.

            Adanya serangan bangsa barbar dari sebelah barat Cina ke ibukota Hao, menyebabkan dipindahkannya ibukota ke Loyang di sebelah Timur. Akibat serangan ini memperlemah kekuatan Dinasti Chou ditambah lagi dengan lemahnya kekuatan pusat yang beralih ke daerah maka tahun 770 SM terjadi pergantian kekuasaan oleh persekutuan raja-raja Vazal. Karena lemahnya kerajaan, pada tahun 480 SM Cina terbagi menjadi tiga penguasa, yaitu Chi di Shantung, Chu di bagian Utara Sungai Yang Tse dan Chin di Lembah Sungai Hwang Ho. Kondisi pemerintahan seperti ini melahirkan para tokoh filsafat, di antaranya Lao TseKong Fu TseMeng Tse, dan lain-lain.
Peradaban Lembah Sungai Kuning
Untuk menahan serangan bangsa Barbar,
Kaisar Shih Huang Ti
membangun tembok besar Cina
c. Dinasti Chin (221 – 206 SM)
Di antara tiga penguasa, Chin adalah penguasa yang agresif dan mengalahkan kekuatan lainnya. Barulah tahun 221 SM, Pangeran Cheng sebagai penguasa Chin membeli wilayah untuk kekuasaanya dari Manchuria sampai Yang Tse. Keberhasilannya itu, Pangerang Cheng menamai dirinya Shih Huang Ti (Kaisar Pertama).
Kebijakan-kebijakan yang pernah dikeluarkan oleh Shih Huang Ti selama berkuasa, yaitu:

(1) Penghapusan sistem feodalisme dan raja vazal.
(2) Sistem birokrasi terpusat, dengan seorang gubernur untuk mengatur provinsi.
(3) Menyusun tulisan yang seragam.
(4) Memperluas wilayah Cina, bahkan hingga Korea.
(5) Memerintahkan pembangunan tembok Cina, untuk menahan serangan tentara Mongol dari Utara.
(6) Pengaturan takaran dalam perdagangan.
(7) Petani dan masyarakat golongan biasa dikenai wajib militer, pajak tinggi dan kerja paksa.
(8) Menghancurkan faham Kong Fu Tse dengan membunuh sarjana dan membakar buku-buku ajarannya.
            Shih Huang Ti wafat tahun 210 SM, terjadi kekacauan di provinsi yang diakibatkan oleh keserakahan para gubernur dan bangsawan yang ingin mengambil kekuasaan di Cina, dan timbulnya pemberontakan rakyat terhadap sistem yang diterapkan oleh Shih Huang Ti. Salah seorang petani bernama Liu Pang berhasil mengatasi kekacauan dan menduduki tahta kerajaan dengan mendirikan Dinasti Han.
d. Dinasti Han (206 SM – 221 M)
            Kedekatan Liu Pang kepada rakyat dan pendidikan, ajaran Kong Fu Tse dihidupkan kembali bahkan ajarannya dipakai sebagai seleksi calon pegawai negara dan kenaikan jabatan, sistem feodalisme dikekang, penghapusan pajak, dan pembangunan irigasi dan jalan yang baru.
            Dinasti Han, tetap mempertahan tradisi dinasti-dinasti sebelumnya untuk memperluas wilayah Cina, bahkan pada saat kekuasaan kaisar Wu Ti menghasilkan sebuah imperium yang luas hingga ke Korea, Turkestan, sebagian India dan IndoCina.
            Berkat imperium ini, terjadi hubungan perdagangan antara Cina dan India sehingga terjadi percampuran kebudayaan dan dimulainya masuk ajaran agama Buddha. Jalur perdagangan Cina dengan Asia Tengah menggunakan Jalur Sutera, yaitu jalur perjalanan dari Cina ke Asia Tengah melalui India Utara. Adanya kerawanan keamanan selama perjalanan, jalur perdagangan diganti melalui laut melalui Indonesia. Sepeninggal Wu Ti, Cina mengalami kemunduran akibat kebijakan yang tidak menguntungkan orang kaya dengan cara penghapusan budak, pembagian pemilikan tanah dan penetapan harga. Kehancuran Dinasti Han terjadi pada tahun 221 SM.
e. Dinasti T’ang (618 – 906 M)
Pada zaman Dinasti T’ang bangsa Cina mengalami kejayaan kembali yang sebelumnya telah hancur dan terpecah-pecah menjadi negara kecil. Kemajuan Dinasti T’ang ditunjang kedekatannya kepada para petani dan kaum bangsawan dengan diberlakukannya Undang-undang tentang pembagian tanah dan perpajakan. Wilayah Cina diperluas hingga ke Persia dan Laut Kaspia sehingga terjalin hubungan perdagangan dengan Asia Tengah. Dari perdagangan inilah masuknya agama Kristen dan Islam ke daratan Cina.


            Ilmu pengetahuan bangsa Cina diketahui dari tulisan-tulisannya yang berbentuk gambar (piktograf). Tulisan ini menunjukkan lambang dari suatu kata atau kalimat, sehingga komunikasi antar daerah bisa terwujud apalagi daerah yang ditempati oleh kelompok-kelompok terpisah-pisah. Pada awalnya tulisan-tulisan ditulis di kayu, kulit, bambu, dan bahkan tulang binatang.
            Kemajuan lain bangsa Cina dapat dirasakan dengan banyaknya sisa-sisa peninggalannya dari bahan logam yang kemudian diperdagangkan hingga ke luar negeri. Iklim di Cina mengenal empat musim, adanya keteraturan pergantian musim dimanfaatkan dengan membuat penanggalan dan ilmu perbintangan sehingga dapat dipakai untuk keperluan pola tanam pertanian, perdagangan dan pelayaran. Penemuan swipoa adalah salah satu bentuk keahlian bangsa Cina di bidang matematika yang digunakan untuk mempercepat perhitungan saat berdagang.
5. Ilmu Filsafat
            Pada masa Dinasti Chou muncul beberapa tokoh filsafat, tiga diantaranya merupakan yang terbesar, yaitu Lao Tse, Kong Fu Tse dan Meng Tse.
a. Lao Tse
            Lao Tse merupakan pencetus dasar-dasar Tao (Tao artinya jalan) dalam buku yang berjudul Tao Tse Ting. Oleh karena itu, ajaran Lao Tse dikenal dengan nama Taoisme. Dalam Taoisme, manusia diharuskan untuk pasrah terhadap hal-hal yang dialaminya dan selalu menjalankan kehidupannya dengan baik karena senang ataupun susah tidak ada bedanya, yang penting adalah cara menjalaninya yang harus diperbaiki. Taoisme mengajarkan tentang keseimbangan alam dengan yin dan yang. Yin adalah unsur-unsur negatif misalnya: malam, gelap, dingin, perempuan. Yang adalah unsur-unsur positif, misalnya siang, terang, panas, laki-laki.
b. Kong Fu Tse
Ajaran Kong Fu Tse mengacu pada ajaran Taoisme yang mengharuskan adanya keselarasan dalam kehidupan bermasyarakat. Kong Fu Tse memusatkan ajarannya pada kehidupan sehari-hari, dan keluarga adalah inti dari masyarakat. Keselarasan hidup dalam keluarga bisa dirasakan saat orang tua menyayangi anak, anak menghormati orang tua, laki-laki sebagai kepala keluarga, perempuan sebagai pengurus rumah tangga. Pemikiran ini diterapkan pada sistem pemerintahan dimana raja harus menyayangi rakyatnya begitu pula rakyat harus taat kepada raja.
c. Meng Tse
Meng Fu Tse mengikuti ajaran gurunya, Kong Fu Tse. Ia mengajarkan bahwa rakyat boleh mengingatkan raja dan memberontak apabila haknya diabaikan, begitu pula rakyat harus tunduk, taat dan melaksanakan kewajiban yang diperintahkan oleh raja. Timbal balik antara raja dan rakyat merupakan dasar-dasar kehidupan dalam negara demokrasi, sama seperti yang pernah dilontarkan pula oleh Plato.


PENGERTIAN MICKROSOP WORD DAN MENU MICROSOP WORD

PENGERTIAN MICROSOP WORD
            Microsoft Word adalah sebuah perangkat lunak atau program aplikasi pengolah data berupa huruf atau angka yang dipergunakan untuk keperluan bisnis, pekerjaan, pembuatan laporan, pembuatan dokumen, makalah, skripsi atau hal lain yang berkaitan dengan tulis menulis yang dikembangkan oleh Perusaan Microsoft.
Microsoft Word itu sendiri merupakan produk andalan microsoft yang sangat banyak digunakan oleh mayoritas pengguna komputer/laptop di dunia. Kehadiran Microsoft Word memberikan banyak perubahan di era digital sekarang ini. 
Mesin ketik yang dulu lazim digunakan sekarang sudah tergantikan oleh Microsoft Word ini. Kita dapat dengan mudah membuat dokumen, menyimpannya, dan bisa langsung dicetak (print) kapan saja sesuai kehendak kita.           
Jadi seandainya dokumen (dalam bentuk kertas) itu hilang, maka kita dapat dengan mudah untuk membuat hardcopy dengan mencetaknya. Untuk mengoperasikan program aplikasi ini juga tidak sulit bahkan mudah untuk pengguna baru.
MENU MICROSOP WORD
Anda pasti mengenal microsoft word. tapi belum tentu anda mengenal menu yang ada di dalamnnya, karena ada banyak sekali seubmenu yang ada di microsoft word. langsung saja! berikut menu yang ada di dalam microsoft word :
1.Menu File, Sub Menu File
• New : Membuka dockument baru yang masih kosong
• Open : Membuka file dokumen yang telah disimpan
• Close : Mrenutup dokumen
• Save : Menyimpan dokumen ke media penyimpanan
• Save As : Menyimpan dokumen ke media penyimpanan dalam format lain
• Save as Web page : Menyimpan dalam format file web page
• Seacrh : Mencari teks tertentu dari suatu file
• Versions : Untuk mengetahui versi Ms. Word
• Web page Preview : Melihat tampilan dokumen dalam format web page
• Page setup : Mengatur tampilan halaman yang akan dicetak pada pada dokumen
• Print Preview : Melihat tampilan dari dokumen yang akan di cetak
• Print : Mencetak dokumen dan mengatur kerja printer
• Send to : Mengirim dokumen melalui e-mail
• Propertise : Mengetahu beberapa keterangan mengenai isi dokumen
• Exit : menutup program Ms. word
2. Menu Edit, Sub Menu Edit
• Undo : Membatalkan perintah yang telah dilakukan (Ctrl+Z)
• Repeat atau Redo : Mengulangi perintah yang telah dilakukan (Ctrl+Y)
• Cut : Menghapus/memindahkan teks atau objek yang dipilih ke clipboard
• Copy : Menyalin teks atau objek yang dipilih ke clipboard
• Office Clipboard : Membuka isi clipboard
• Paste : Menempatkan objek/teks yang ada di clipboard pada posisi titik sisip berada
• Paste Spesial : Menempatkan objek/teks yang ada di clipboard pada posisi titik sisip berada dengan format yang berbeda
• Paste Hyperlink : Menempatkan teks sebagai hyperlink
• Clear : Menghapus semua data (All), format data (formats), komentar (comments), isi data (contents) yang ada pada lembar kerja
• Select All : Untuk memblok semua isi dokumen
• Find : Mencari kata dari dokumen yang sedang aktif
• Replace : Untuk mencari dan mengganti kata tertentu dari dokumen yang sedang aktif
• Go To : Menuju ke halaman
• Links : Mengubah sumber link objek pada dokumen yang aktif
• Object : Mengedit objek yang bukan berasal dari dokumen word
3. Menu View, Sub Menu View
• Normal : Mengubah tampilan layar ke bentuk normal
• Web layout : Mengubah tampilan layar dalam bentuk web view
• Print layout : Mengubah tampilan layar pengetikan ke bentuk print view
• Outline : Mengubah tampilan layar ke bentuk outline view
• Task Pane : Menampilkan/menyembunyikan bantuan task pane di layar
• Toolbars : Menampilkan dan menyembunyikan toolbar
• Ruler : Menampilkan dan menyembunyikan mistar/garis pengatur
• Show Paragraph Marks : Untuk menampilkan simbol paragraph
• Gridlines : Untuk menampilkan tanda garis pada lembar kerja
• Documents Map : Menampilkan dokumen dengan disertai peta gambar
• Header Footer : Membuat dan menghapus judul atas dan bawah di dokumen
• Footnotes : Melihat catatan hasil footnote
• Mark up : Menampilkan toollbar markup
• Full Screen : Menampilkan dokumen dalam satu layar penuh
• Zoom : Menentukan ukuran tampilan lembar kerja pada layar
4. Menu Insert, Sub Menu Insert
• Break : Menentukan jenis perpindahan halaman
• Page Numbers : Memberi nomor halaman
• Date and time : Menyisipkan tanggal dan waktu yang berlaku saat ini
• Autotext : Menyisipkan kata
• Field : Menyisipkan field
• Symbol : Menyisipkan symbol ke dalam teks
• Comment : Menyisipkan komentar
• Reference : Menyisipkan footnote, caption, cross reference
• Web Component : Menyisipkan komponen dari web
• Picture : Menyisipkan gambar
• Diagram : Menyisipkan diagram
• Text Box : Menyisipkan teks atau gambar yang berada dalam kotak tertentu kedalam dokumen aktif
• File : Menampilkan toollbar markup
• Object : Menyisipkan objeck kedalam dokumen
• Bookmark : Menyisipkan tanda pada suatu teks, gambar, grafik, dan lainnya ke dalam dokumen
• Hyperlink : Menyisipkan hyperlink pada taks, file, atau dokumen (HTML) (Ctrl+K)
5. Menu Format, Sub Menu Format
Font : Memilih jenis, gaya, ukuran, dan efek hurufyang diinginkan –
Paragraph : Menentukan identitas, spasi, pemotongan baris, dan halaman dolumen aktif –
Bullets and Numbering : menyisipkan bullet dan nomor pada teks yang dipilih –
Borders and Shading : Memberikan bingkai dan arsiran –
Columns : Membuat dokumen menjadi beberapa kolom –
Tabs : Menentukan batas tabulasi di dalam dokumen –
Drop Cap : Memformat teks menjadi huruf berukuran lebih besar di awal paragraph –
Text Direction : Mengatur arah horizontal dan vertikal dari teks yang diketik –
Change Case : Mengatur teks yang disorot menjadi huruf besar dan kecil atau sebaliknya –
Fit Text : Mengatur jarak atara huruf dalam kalimat –
Background : Memberi warna latar belakang pada dokumen –
Theme : Mengatur format tampilan theme yang digunakan pada halaman web –
Frames : membuat tabel daftar isi dengan menggunakan heading dari dokumen dan menempatkannya sebelah kiri frame –
Autoformat : Mengubah format yang disediakan Word menjadi format dokumen baru –
Style and Formating : Mengubah style dan format –
Reveal Formating : Menampilkan task pane Reveal Formatting yang berfungsi untuk menentukan format suatu teks –
Object : Memformat suatu objek –
6. Menu Tools, Sub Menu Tools
– Spelling and Grammar : Menjalankan pemeriksaan ejaan dan tata bahasa dari teks atau
paragraf dalam sebuah dokumen
– Language : menjalankan fasilitas penerjemah bahasa –
– Word Count : Memberikan data statistik tentang jumlah halaman, kata, karaktek, paragraf, dan baris yang terdapat dalam dokumen aktif
– Autosummarize : Memberikan data statistik tentang jumlah huruf dan kata pada dokumen – aktif
– Speech : Mengubah pembicaraan melalui mokrofon menjadi teks, atau sebaliknya –
– Track Changes : Menandai teks yang baru diubah sisinya –
– Compare and Merge Documents : Membandingkan dan menggabungkan dokumen yang aktif dokumen lainnya –
– Protect Document : Melindungi dokumen agar aman dari bentuk pengubahan dokumen –
– Online Collaboration : mengadakan diskusi dan bertukar informasi melalui internet –
– Letters and Mailings : Memuat surat melalui fasilitas wizard –
– Macro : Membuat dan menghapus macro sendiri –
– Template and add-ins : Mengatur tampilan template –
– AutoCorrect Options : Memperbaiki teks secara otomatis –
– Customize : Menata toolbar, menambahkan perintah bari, membuat menu da toolbar sesuai keinginan
– Options : Membantu nebggybajab sevekas tabulasi yaitu View, Edit, Print, Save, User,Information, Compability, File Locations, Security, Spelling & Grammar, dan Track Changes.
7. Menu Table, Sub Menu Table
Draw Table : Menampilkan toolbar Tables dan Borders untuk membuat gambar tabel –
– Insert : Menyisipkan tabel, baris, sel, dan kolom
– Delete : Menghapus tabel, baris, sel, dan kolom
– Select : Menandai tabel, baris, sel, dan kolom
– Merge Cells : Menggabungkan beberapa sel menjadi satu sel
– Split Cells : Memecah sel menjadi beberapa sel
– Split Table : Memecah tabel menjadi beberapa tabel
– Table AutoFormat : Memformat tabel dengan format yang telah disediakan Ms. Word
– AutoFit : Menentukan penyesuaian judul, Windows, kolom secara otomatis
– Heading Rows Repeat : Mengulang baris judul
– Convert : Mengkonversi teks menjadi tabel, atau sebaliknya
– Sort : Mengurutkan data atau teks
– Formula : Menggunakan rumus dan fungsi yang disediakan Ms. Word
– Hide Gridlines : Menampilkan atau menyembunyikan garis bantu pada tabel
– Table Propertise : Menampilkan kitak dialog Table Propertise
8. Menu Window, Sub Menu Window
– New Window : Menampilkan dokumen yang sama dalam jendela berbeda
– Arrange All : Mengatur letak dan bentuk jendela dokumen yang aktif agar dapat melihat seluruh dokumen aktif dengan ukuran yang sama dalam waktu bersamaan
– Split : membagi dokumen aktif menjadi dua bagian agar dapat melihat bagian yang berbeda dari
dokumen yang sama pada waktu bersamaan
9. Menu Help, Sub Menu Help
– Microsoft Word Help : Menampilkan menu help Word –
– Show the Office Assistant : Menyembunyikan atau menampilkan Office Assistant
– Office on the Web : Menampilkan berbagai informasi terakhir mengenai program aplikasi Ms. Office melalaui internet
– Activate Product : Mendeteksi aktivasi Word
– Detect and Repair : Mendeteksi dan memperbaiki program word
– About Microsoft Word : Menampilkan kotak dialog tentang Microsoft Word yang digunakan
fungsi Menu Bar pada Microsoft Word
1.Menu File, Sub Menu File
• New : Membuka dockument baru yang masih kosong
• Open : Membuka file dokumen yang telah disimpan
• Close : Mrenutup dokumen
• Save : Menyimpan dokumen ke media penyimpanan
• Save As : Menyimpan dokumen ke media penyimpanan dalam format lain
• Save as Web page : Menyimpan dalam format file web page
•Seacrh :Mencari teks tertentu dari suatu file
• Versions : Untuk mengetahui versi Ms. Word
• Web page Preview : Melihat tampilan dokumen dalam format web page
• Page setup : Mengatur tampilan halaman yang akan dicetak pada pada dokumen
• Print Preview : Melihat tampilan dari dokumen yang akan di cetak
• Print : Mencetak dokumen dan mengatur kerja printer
• Send to : Mengirim dokumen melalui e-mail
• Propertise : Mengetahu beberapa keterangan mengenai isi dokumen
• Exit : menutup program Ms. Word
2. Menu Edit, Sub Menu Edit
• Undo : Membatalkan perintah yang telah dilakukan (Ctrl+Z)
• Repeat atau Redo : Mengulangi perintah yang telah dilakukan (Ctrl+Y)
• Cut : Menghapus/memindahkan teks atau objek yang dipilih ke clipboard
• Copy : Menyalin teks atau objek yang dipilih ke clipboard
• Office Clipboard : Membuka isi clipboard
• Paste : Menempatkan objek/teks yang ada di clipboard pada posisi titik sisip berada
• Paste Spesial : Menempatkan objek/teks yang ada di clipboard pada posisi titik sisip berada dengan format yang berbeda
• Paste Hyperlink : Menempatkan teks sebagai hyperlink
• Clear : Menghapus semua data (All), format data (formats), komentar (comments), isi data (contents) yang ada pada lembar kerja
• Select All : Untuk memblok semua isi dokumen
• Find : Mencari kata dari dokumen yang sedang aktif
• Replace : Untuk mencari dan mengganti kata tertentu dari dokumen yang sedang aktif
• Go To : Menuju ke halaman
• Links : Mengubah sumber link objek pada dokumen yang aktif
• Object : Mengedit objek yang bukan berasal dari dokumen word
3. Menu View, Sub Menu View
• Normal : Mengubah tampilan layar ke bentuk normal
• Web layout : Mengubah tampilan layar dalam bentuk web view
• Print layout : Mengubah tampilan layar pengetikan ke bentuk print view
• Outline : Mengubah tampilan layar ke bentuk outline view
• Task Pane : Menampilkan/menyembunyikan bantuan task pane di layar
• Toolbars : Menampilkan dan menyembunyikan toolbar
• Ruler : Menampilkan dan menyembunyikan mistar/garis pengatur
• Show Paragraph Marks : Untuk menampilkan simbol paragraph
• Gridlines : Untuk menampilkan tanda garis pada lembar kerja
• Documents Map : Menampilkan dokumen dengan disertai peta gambar
• Header Footer : Membuat dan menghapus judul atas dan bawah di dokumen
• Footnotes : Melihat catatan hasil footnote
• Mark up : Menampilkan toollbar markup
• Full Screen : Menampilkan dokumen dalam satu layar penuh
• Zoom : Menentukan ukuran tampilan lembar kerja pada layar
4. Menu Insert, Sub Menu Insert
• Break : Menentukan jenis perpindahan halaman
• Page Numbers : Memberi nomor halaman
• Date and time : Menyisipkan tanggal dan waktu yang berlaku saat ini
• Autotext : Menyisipkan kata
• Field : Menyisipkan field
• Symbol : Menyisipkan symbol ke dalam teks
• Comment : Menyisipkan komentar
• Reference : Menyisipkan footnote, caption, cross reference
• Web Component : Menyisipkan komponen dari web
• Picture : Menyisipkan gambar
• Diagram : Menyisipkan diagram
• Text Box : Menyisipkan teks atau gambar yang berada dalam kotak tertentu kedalam dokumen aktif
• File : Menampilkan toollbar markup
• Object : Menyisipkan objeck kedalam dokumen
• Bookmark : Menyisipkan tanda pada suatu teks, gambar, grafik, dan lainnya ke dalam dokumen
• Hyperlink : Menyisipkan hyperlink pada taks, file, atau dokumen (HTML) (Ctrl+K)
5. Menu Format, Sub Menu Format
Font : Memilih jenis, gaya, ukuran, dan efek hurufyang diinginkan –
Paragraph : Menentukan identitas, spasi, pemotongan baris, dan halaman dolumen aktif –
Bullets and Numbering : menyisipkan bullet dan nomor pada teks yang dipilih –
Borders and Shading : Memberikan bingkai dan arsiran –
Columns : Membuat dokumen menjadi beberapa kolom –
Tabs : Menentukan batas tabulasi di dalam dokumen –
Drop Cap : Memformat teks menjadi huruf berukuran lebih besar di awal paragraph –
Text Direction : Mengatur arah horizontal dan vertikal dari teks yang diketik –
Change Case : Mengatur teks yang disorot menjadi huruf besar dan kecil atau sebaliknya –
Fit Text : Mengatur jarak atara huruf dalam kalimat –
Background : Memberi warna latar belakang pada dokumen –
Theme : Mengatur format tampilan theme yang digunakan pada halaman web –
Frames : membuat tabel daftar isi dengan menggunakan heading dari dokumen dan menempatkannya sebelah kiri frame –
Autoformat : Mengubah format yang disediakan Word menjadi format dokumen baru –
Style and Formating : Mengubah style dan format –
Reveal Formating : Menampilkan task pane Reveal Formatting yang berfungsi untuk menentukan format suatu teks –
Object : Memformat suatu objek –
6. Menu Tools, Sub Menu Tools
– Spelling and Grammar : Menjalankan pemeriksaan ejaan dan tata bahasa dari teks atau
paragraf dalam sebuah dokumen
– Language : menjalankan fasilitas penerjemah bahasa –
– Word Count : Memberikan data statistik tentang jumlah halaman, kata, karaktek, paragraf, dan baris yang terdapat dalam dokumen aktif
– Autosummarize: Memberikan data statistik tentang jumlah huruf dan kata pada dokumen aktif
– Speech: Mengubah pembicaraan melalui mokrofon menjadi teks, atau sebaliknya –
– Track Changes: Menandai teks yang baru diubah sisinya –
– Compare and Merge Documents : Membandingkan dan menggabungkan dokumen yang aktif dokumen lainnya –
– Protect Document: Melindungi dokumen agar aman dari bentuk pengubahan dokumen –
– Online Collaboration : mengadakan diskusi dan bertukar informasi melalui internet –
– Letters and Mailings : Memuat surat melalui fasilitas wizard –
– Macro : Membuat dan menghapus macro sendiri –
– Template and add-ins : Mengatur tampilan template –
– AutoCorrect Options : Memperbaiki teks secara otomatis –
– Customize : Menata toolbar, menambahkan perintah bari, membuat menu da toolbar sesuai keinginan –
– Options : Membantu nebggybajab sevekas tabulasi yaitu View, Edit, Print, Save, User,Information, Compability, File Locations, Security, Spelling & Grammar, dan Track Changes.
7. Menu Table, Sub Menu Table
Draw Table : Menampilkan toolbar Tables dan Borders untuk membuat gambar tabel –
– Insert : Menyisipkan tabel, baris, sel, dan kolom
– Delete : Menghapus tabel, baris, sel, dan kolom
– Select : Menandai tabel, baris, sel, dan kolom
– Merge Cells : Menggabungkan beberapa sel menjadi satu sel
– Split Cells : Memecah sel menjadi beberapa sel
– Split Table : Memecah tabel menjadi beberapa tabel
– Table AutoFormat : Memformat tabel dengan format yang telah disediakan Ms. Word
– AutoFit: Menentukan penyesuaian judul, Windows, kolom secara otomatis
– Heading Rows Repeat : Mengulang baris judul
– Convert : Mengkonversi teks menjadi tabel, atau sebaliknya
– Sort : Mengurutkan data atau teks
– Formula : Menggunakan rumus dan fungsi yang disediakan Ms. Word
– Hide Gridlines : Menampilkan atau menyembunyikan garis bantu pada tabel
– Table Propertise : Menampilkan kitak dialog Table Propertise
8. Menu Window, Sub Menu Window
– New Window : Menampilkan dokumen yang sama dalam jendela berbeda
– Arrange All : Mengatur letak dan bentuk jendela dokumen yang aktif agar dapat melihat seluruh dokumen aktif dengan ukuran yang sama dalam waktu bersamaan
– Split : membagi dokumen aktif menjadi dua bagian agar dapat melihat bagian yang berbeda dari dokumen yang sama pada waktu bersamaan
9. Menu Help, Sub Menu Help
– Microsoft Word Help : Menampilkan menu help Word –
– Show the Office Assistant : Menyembunyikan atau menampilkan Office Assistant
– Office on the Web : Menampilkan berbagai informasi terakhir mengenai program aplikasi Ms. Office melalaui internet
– Activate Product : Mendeteksi aktivasi Word
– Detect and Repair : Mendeteksi dan memperbaiki program word
– About Microsoft Word : Menampilkan kotak dialog tentang Microsoft Word yang digunakan.
http://devoav1997.webnode.com/news/fungsi-fungsi-menu-bar-pada-microsoft-word/
Fungsi menu didalam Ms Word 2003
ToolBar Menu
ToolBar Menu merupakan kumpulan perintah-perintah yang digunakan
untuk membuat suatu dokumen dalam program pengolah kata Microsoft Word.
Yang termasuk didalam ToolBar Menu seperti dibawah ini:
1. Menu File
Menu file berfungsi untuk mengatur file dokumen seperti menyimpan, membuka, mengatur kertas dokumen, dsb.
1. New : Membuat file yang baru
2. Open : Membuka File yang pernah kita buat
3. Close : Menutup file yang sedang kita buka
4. Save : Menyimpan dokumen yang sebelumnya telah kita simpan dan telah diberi
nama
5. Save As : Menyimpan file yang baru dalam hal ini kita perlu mencantumkan nama file yang akan kita tempatkan file tersebut
6. Save as Web Page : Menyimpan dokumen sebagai halaman web
7. Web page Preview : Preview halaman web
8. Page Setup : Mengatur halaman, ukuran kertas, ukuran margin, dll
9. Print Preview : Menampilkan hasill kerja yang telah kita buat pada kertas
10. Print : Mencetak dokumen yang telah kita buat pada kertas
11. Sent To : Mengirimkan dokumen
12. Exit : Keluar dari Program Word
2. Menu Edit
Menu Edit berfungsi untuk melakukan pengeditan dokumen
1. Undo Typing : Membatalkan perintah yang sudah terlanjur dilaksanakan
2. Repeat Typing : Membatalkan perintah yang telah terlanjur dibatalkan
3. Cut : Menghapus suatu objek dari lembar kerja
4. Copy : Mengcopy suatu objek yang tersimpan pada clipboard ke dalam lembar kerja kita
5. Clear : Membersihkan
6. Paste : Mengambil object yang sudah disimpan pada clipboard dengan cara meletakkan kursor pada posisi y yang tepat
7. Paste Special : Mengambil object yang sudah disimpan pada clipboard yang kemudian diletakkan dilembar kerja
8. Select All : Memilih keseluruhan yang ada pada lembar kerja kita
9. Find : Mencari suatu kata tertentu yang ada pada naskah
10. Replace : Mengganti kata yang ada pada naskah dengan kata yang baru secara keseluruhan
11. Go To : Menuju kehalaman, baris, persamaan tertentu dengan c cepat
3. Menu View
Menu View berfungsi untuk mengatur bagaimana tampilan dokumen
1. Normal : Menampilkan format teks tetapi disederhanakan halamannya sehingga mempermudah kita dalam melakukan pengetikan, dan pengeditan dokumen
2. Print Layout : Menampilkan bagaimana teks yang sesungguhnya
3. Reading Layout : Membaca dokumen halaman per halaman
4. Task Pane : Menampilkan beragam perintah cepat Word
5. Ruller : Menampilkan ukuran garis pada lembar kerja kita
6. Markup : Melakukan pengaturan komentar dalam projek :
7. Headaer and Footer : Membuat judul berulang diatas (header) dan dibawah (footer)
8. Full Sscreen : Menampilkan lembar dokumen secara layar penuh
9. Zoom : Memperbesar dan memperkecil tampilan dokumen
4. Menu Insert
Menu Insert berfungsi untuk menambahkan sesuatu ke dalam dokumen.
1. Break : Berganti Halaman
2. Page Number : Penomoran halaman
3. Date and Time : Menyisip waktu dan hari serta formatnya
4. Symbol : Menyisip suatu simbol
5. Footnote : Membuat catatan kaki
6. Picture : Menyisip gambar
7. Diagram : Menyisip diagram kedalam dokumen
8. Text Box : Menyisip teks di dalam kotak
9. File : Menyisipkan suatu file pada lembar kerja kita
10.Object : Menyisip suatu objek atau program lain yang akan digunakan dalam bekerja
5. Menu Format
Menu Format berfungsi untuk mengatur format sebuah dokumen. Seperti mengatur format huruf, paragraf dll
1. Font : Mengatur huruf- huruf dalam pembuatan dokumen
2. Paragraph : Mengatur jarak baris ( Line Spacing )
3. Bullet and Numbering : Fasilitas untuk memberi simbol tertentu atau penomoran dalam baris
4. Border and shading : Memberi border ( Bingkai ), dan shading pada teks yang kita buat
5. Columns : Membagi lembar kerja menjadi beberapa kolom
6. Tabs : Untuk mengatur ukuran tab
7. Drop Caps : Memperbesar huruf pertama tiap paragraf
8. Teks Direction : Memberikan efek arah teks pada alinea yang dipilih
9. Change Case : Merubah bentuk tulisan, dari huruf kecil menjadi huruf besar dan sebaliknya
10. Back Ground : Mengatur warna latar belakang lembar kerja
11. Theme : Menerapkan tema yang diinginkan
12. Styles and Formatting : Memformat jenis huruf
6. Menu Tools
Menu Tools mempunyai fungsi untuk mengatur program kerja
1. Speling and Grammar :Mengoreksi naskah dalam bahasa inggris
2. Research :Mencari dokumen tertentu
3. Letter and Mailing :Membuat surat dan email
4. Macro :Membuat macro, merekam, dan memproteksi makro
5. Customize :Pengaturan, penambahan, dan pengurangan jenis ikon y yang aktif yang akan digunakan dalam menu
6. Options :Melakukan pemilihan dan pengaturan metode maupun pengaturan umum
7. Menu Table
Menu Table berfungsi untuk membuat tabel dan mengatur tabel tersebut
1. Draw Table : Untuk mengeluarkan toolbars table and border
2. Insert : Perintah untuk menyisip tabel, baris, dll
3. Delete : Menghapus tabel, baris dll
4. Select : Memilih suatu tabel, baris, kolom dll
5. Merge Cells : Menggabung beberapa cell tabel dalam satu cell
6. Split Cells : Memisahkan kembali Cell yang telah digabung
7. Split Table : Membagi suatu sel pada tabel
8. Tabel Auto Format : Membuat suatu tabel sekaligus memformatnya
9. Auto Fit : Membuat tabel dan kolom tabel sesuai dengan acuan yang ada
10. Heading rows repeat : Menggunakan judul atau Header tabel berulang
11. Convert : Merubah teks untuk tabel dan sebaliknya
12. Sort : Mensorting data yang ada pada tabel
13. Formula : Memasukkan suatu fungsi atau rumus pada tabel
14. Hide Gridlines : Menampilkan garis pada suatu tabel
8. Menu Windows
Menu Windows berfungsi untuk mengatur lembar kerja
1. New Window : Membuat lembar kerja window baru
2. Arrange : Menyusun dokumen-dokumen yang aktif
3. Split : Membagi lembar kerja dalam beberapa bagian
9. Menu Help
Menu help berfungsi untuk memberi bantuan kepada kita yang belum tahu
Microsoft Word
1. Microsoft office Word help : Menampilkan fasilitas help yang biasa membantu kita dalam menyelesaikan masalah
Toolbar Standart
1. New Blank Document : Membuat file yang baru
2. Open : Membuka file yang telah disimpan
3. Save : Menyimpan dokumen
4. Permission : Menentukan izin akses dokumen
5. E-Mail : Membuat dokumen menjadi surat email
6. Print : Mencetak dokument yang sudah diketik
7. Print Preview : Melihat tampilan dokumen sebelum di cetak
8. Spelling and Grammar : Mengoreksi naskah dalam bahasa inggris
9. Research : Melakukan pencarian dokumen dalam suatu file
10. Cut : Menghapus suatu objek dari lembar kerja kita
11. Copy : Mencopy suatu objek yang tersimpan pada clipboard
12. Paste : Mengambil objek yang sudah ada dalam clipboard
13. Undo Typing : Membatalkan perintah yang sudah dilakukan
14. Can’t Redo : Membatalkan Perintah yang sudah dibatalkan
15. Format Painter : Memformat naskah dengan fasilitas Painter
16. Tables and Borders : Menampilkan menu Tabel dan Border
17. Insert Table : Menyisip tabel
18. Insert Ms Excel : Menampilkan lembar kerja Microsoft Excel
19. Columns : Membagi lembar kerja menjadi beberapa kolom
20. Drawing : Menampilkan menu Drawing
21. Show/hide : Menampilkan atau menyembunyikan karakter yang tersembunyi
22. Zoom : Memperbesar/memperkecil Lembar Kerja
23. Help : Menampilkan Bantuan
24. Read : Membaca dokument halaman per halaman
ToolBar Formatting
1. Styles and Formating : Memformat huruf
2. Style : Jenis jenis huruf
3. Font : Merubah Jenis-jenis Huruf
4. Font Size : Ukuran huruf
5. Bold : Menebalkan huruf teks
6. Italic : Membuat Teks menjadi miring
7. Underline : Menggaris bawahi Teks
8. Align Left : Perataan Kiri
9. Center : Perataan tengah
10. Align Right : Perataan kanan
11. Justify : Perataan kiri-kanan
12. Line Spacing : Mengatur spasi dalam pengetikan
13. Numbering : Memberi nomor secara berurutan setiap baris
14. Bullets : Memberi simbol tertentu yang hampir sama dengan nomor paragraf
15. Decrease Indent : Menggeser Indentasi ke kiri
16. Increaase Indent : Menggeser indentasi ke kanan
17. Outside Border : Membuat border pada teks
18. Highlight : Memberi warna arsiran pada teks
19. Font Colour : Mengatur Warna teks
Drawing ToolBar
Drawing ToolBar berfungsi untuk Menyisip/membuat objek gambar,
Menggambar, mengatur warna huruf, membuat garis dan memformatnya dsb
1. AutoShapes : Menyisip gambar AutoShapes
2. Line : Menggambar garis
3. Arrow : Menggambar Anak Panah
4. Rectangle : Menggambar Kotak
5. Oval : Menggambar Lingkaran
6. Text Box : Menyisip kotak teks ( Mengetik Teks dalam kotak)
7. Insert Word Art : Menyisip Word Art ( Tulisan Indah )
8. Insert Diagram : Menyisip Digram
9. Clip Art : Membuat gambar
10. Insert Picture : Menyisip gambar
11. Fill Color : Merubah warna isi objek gambar
12. Line Color : Merubah warna garis/bingkai objek gambar
13. Font Color : Merubah warna huruf
14. Line Style : Merubah jenis dan ketebalan garis gambar
15. Dash Style : Merubah garis dalam bentuk titik-titik / garis
putus-putus
16. Arrow Style : Merubah bentuk pangkal ujung garis
17. Shadow Style : Membuat bayangan objek gambar
18. 3-D Style : Membuat efek 3 Dimensi pada objek gambar
Nama:Chandra adam lesman ( chal)
Kls:VIIIh
Mp:TIK